Friday, April 13, 2012

Hutan jambi, malangnya nasibmu...

Kembali, mungkin kita hanya bisa mengelus dada dengan perasaan miris saat mengetahui betapa keserakahan yang dilakukan oleh manusia telah benar-benar diluar batas didalam mengeksplorasi kekayaan alam di bumi ini. Hutan jambi, yang pada hakikatnya adalah sebuah tempat yang oleh pemerintah telah dinyatakan sebagai hutan Restorasi Ekosistem Konservasi Indonesia, ternyata juga tak luput dari jamahan tangan kotor tidak bertanggung jawab.
Adalah Kepala Balai Konservasi Sumberdaya Alam ( BKSDA ) wilayah Provinsi Jambi, Trisiswo, yang menyatakan bahwa besar kemungkinan hutan jambi yang mempunyai luas area sekitar 1,2 juta hektar tersebut bisa habis hanya dalam tempo 2 tahun kedepan. Hal tersebut beliau utarakan saat melihat betapa kian parahnya kerusakan area hutan di jambi sebagai akibat dari pembalakan liar dan juga perambahan hutan yang dilakukan secara terus menerus. Sebagai contoh, masih menurut penuturan Trisiswo, adalah semakin berkurangnya luas area hutan Restorasi Ekosistem Konservasi Indonesia ( REKI ), lahan seluas 101 ribu hektare tersebut kini sebagian besar telah rusak, dan yang lebih menyedihkan lagi, 30% diantaranya bahkan telah beralih fungsi menjadi perkebunan kelapa sawit.

Berbagai usaha pengawasan dan pencegahan sebenarnya telah dilakukan untuk meminimalisir kerusakan dan pengurangan luas area hutan, tutur Trisiswo. Namun keterbatasan personel yang sangatlah tidak mencukupi ( +/- 60 orang ) dirasakan menjadi satu faktor kurang efektifnya tindakan pencegahan yang dilakukan tersebut. Entah sampai kapan semua itu akan terus berlangsung, tiada yang tahu jawabnya, salah siapakah semua itu??? Biarkan benak anda sebagai pembaca yang menyimpulkan dan menjawab pertanyaan tersebut...

Sumber
All pic from Google

No comments:

Post a Comment